Prayer & worship

Arti Adzan: Bacaan dan Terjemahan Panggilan Salat

Adzan menandai masuknya waktu salat. Kenali bacaan, artinya, dan cara yang biasa dilakukan saat mendengarnya.

Adzan (adhān) adalah panggilan untuk salat dalam Islam. Adzan mengumumkan bahwa waktu salat telah masuk dan mengajak orang beribadah. Arti adzan bukan hanya pemberitahuan waktu: bacaannya mengagungkan Allah, menegaskan keimanan, dan mengajak orang menuju salat.

Apa itu adzan?

Muadzin (mu’adhdhin) adalah orang yang mengumandangkan adzan. Umat Islam mendengarnya dari masjid; seseorang juga dapat mengumandangkannya sebelum salat bersama. Al-Qur’an menyebut panggilan untuk salat, termasuk panggilan salat Jumat (Al-Jumu‘ah 62:9).

Adzan bukan tanda bahwa salat sudah dimulai. Adzan mengumumkan masuknya waktu salat. Panggilan yang lebih singkat, yaitu iqamah (iqāmah), menandakan bahwa salat berjamaah akan segera dimulai.

Asal-usul adzan

Riwayat tentang awal adzan menggambarkan persoalan yang dihadapi umat Islam pada masa awal: bagaimana orang mengetahui kapan harus berkumpul untuk salat? Sebuah riwayat dalam Sunan Abi Dawud menyebut bahwa Abdullah ibn Zayd melihat lafaz panggilan itu dalam mimpi, lalu Nabi Muhammad ﷺ memintanya mengajarkannya kepada Bilal (Abu Dawud 512; dinilai lemah oleh al-Albani). Riwayat lain dalam Sahih al-Bukhari menceritakan pembicaraan tentang cara memanggil orang untuk salat, kemudian Nabi memerintahkan Bilal untuk mengumandangkan panggilan tersebut (Bukhari 604).

Bilal dikenal sebagai salah seorang Muslim generasi awal dan muadzin Nabi. Dalam kisah itu, mimpi tersebut tidak disajikan sebagai sumber ibadah yang berdiri sendiri untuk diikuti setiap orang; Nabi menyetujui lafaznya dan memerintahkan Bilal mengumandangkannya.

Arti adzan: bacaan dan terjemahannya

Berikut lafaz yang umum dikenal dalam adzan Sunni. Allāh adalah kata Arab untuk Tuhan; ṣalāh berarti salat yang diwajibkan. Jumlah pengulangan dan beberapa rincian lafaz berbeda antartradisi.

  1. Allāhu akbar — “Allah Mahabesar.” Lafaz ini membuka adzan dan diulang.
  2. Ashhadu an lā ilāha illā Allāh — “Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah.”
  3. Ashhadu anna Muḥammadan rasūlu Allāh — “Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”
  4. Ḥayya ‘alaṣ-ṣalāh — “Marilah salat.”
  5. Ḥayya ‘alal-falāḥ — “Marilah menuju keberhasilan.” Di sini, falāḥ menunjuk pada kebaikan dan keberhasilan dengan mendekat kepada Allah.
  6. Allāhu akbar — “Allah Mahabesar.”
  7. Lā ilāha illā Allāh — “Tidak ada tuhan selain Allah.”

Ajakan menuju salat dan keberhasilan bukan berarti setiap orang yang mendengarnya sudah berada di masjid. Sebelum salat dimulai, lafaz adzan mengarahkan perhatian kembali kepada keimanan.

Apa tambahan dalam adzan Subuh?

Untuk Fajar atau Subuh, yaitu salat pada waktu fajar, adzan Sunni yang umum dikenal memuat Aṣ-ṣalātu khayrun min an-nawm — “Salat lebih baik daripada tidur.” Lafaz ini diucapkan dua kali setelah “Marilah menuju keberhasilan.” Tambahan ini khusus untuk panggilan salat saat fajar, ketika banyak orang mungkin masih tidur.

Apa perbedaan adzan Ja‘fari?

Dalam praktik Syiah Ja‘fari, adzan memuat Ḥayya ‘alā khayril-‘amal — “Marilah menuju amal terbaik.” Banyak pengumandang adzan Syiah juga mengucapkan Ashhadu anna ‘Aliyyan waliyyu Allāh, sebagai penegasan hubungan khusus Ali dengan Allah. Ulama Ja‘fari umumnya membedakan penegasan ini dari lafaz adzan yang diwajibkan.

Lafaz Subuh Sunni “Salat lebih baik daripada tidur” umumnya tidak dianggap sebagai bagian dari adzan Ja‘fari. Ini adalah perbedaan dalam tata cara ibadah. Jika Anda mengikuti salat berjamaah setempat, Anda dapat mengikuti panggilan yang berlaku di sana.

Apa itu iqamah?

Iqamah adalah panggilan tepat sebelum salat berjamaah dimulai. Lafaznya mirip adzan, tetapi ditambah Qad qāmatiṣ-ṣalāh — “Salat telah dimulai.” Lafaz dan jumlah pengulangannya berbeda menurut mazhab dan komunitas.

Perbedaannya sederhana: adzan memberi tahu bahwa waktu salat telah masuk; iqamah memberi tahu jamaah agar bersiap untuk salat. Mendengar adzan tidak berarti salat berjamaah sudah dimulai.

Apa yang diucapkan saat mendengar adzan?

Salah satu petunjuk Nabi yang dikenal luas adalah mengulangi ucapan muadzin (Sahih al-Bukhari 611). Dalam riwayat yang dicatat Muslim, pendengar menjawab Ḥayya ‘alaṣ-ṣalāh dan Ḥayya ‘alal-falāḥ dengan Lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh — “Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah” (Sahih Muslim 385).

Sesudah adzan, banyak Muslim membaca selawat untuk Nabi dan memanjatkan doa (du‘ā’), yaitu permohonan kepada Allah. Praktik dapat berbeda, termasuk dalam merespons lafaz Subuh serta antara komunitas Sunni dan Syiah. Jika Anda baru belajar, mulailah dengan menyimak dan mengulangi lafaz yang sudah Anda ketahui. Untuk praktik di komunitas Anda, tanyakan kepada imam atau ulama setempat yang Anda percayai.

Bagaimana hubungan adzan dengan waktu salat?

Setiap salat harian memiliki waktu yang ditentukan. Adzan mengumumkan bahwa waktunya telah masuk; adzan tidak menentukan kapan waktu itu dimulai. Jadwal salat menggunakan posisi matahari dan metode perhitungan, sehingga waktu yang ditampilkan dapat berbeda menurut lokasi dan metode.

Anda dapat memeriksa waktu salat hari ini sesuai lokasi Anda untuk merencanakan kegiatan. Jika waktu adzan masjid sedikit berbeda dari waktu di aplikasi, periksa jadwal masjid dan pengaturan aplikasi sebelum menganggap salah satu jam keliru. Pengingat waktu salat dapat mengingatkan Anda saat waktu yang terjadwal tiba; pengingat itu bukan siaran langsung adzan dari masjid setempat.

Saat salat, Anda mungkin juga perlu menentukan kiblat (qiblah), yaitu arah Ka'bah di Makkah. Kompas kiblat langsung QiblaFind membantu Anda menemukan arahnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti kata “adzan”?

Adzan berarti pengumuman atau panggilan. Dalam ibadah Islam, adzan adalah panggilan yang diucapkan untuk mengumumkan waktu salat dan mengajak orang menunaikannya.

Apakah adzan sama dengan salat?

Tidak. Adzan dikumandangkan sebelum salat. Iqamah dikumandangkan ketika salat berjamaah akan segera dimulai.

Apakah adzan dikumandangkan untuk setiap salat?

Adzan berkaitan dengan lima salat wajib harian. Praktik mengumandangkannya saat salat sendiri, mengganti salat yang terlewat, atau mengikuti jamaah berbeda menurut mazhab. Untuk keadaan pribadi Anda, mintalah bimbingan imam atau ulama setempat yang Anda percayai.

Mengapa adzan Subuh menyebut tidur?

Subuh dimulai saat fajar, ketika orang mungkin masih tidur. Dalam adzan Sunni yang umum dikenal, lafaz “Salat lebih baik daripada tidur” mengajak pendengar bangun untuk salat.

Bisakah notifikasi waktu salat menggantikan adzan yang terdengar?

Notifikasi dapat memberi tahu waktu salat yang terjadwal, terutama jika Anda tidak dapat mendengar adzan dari masjid. Notifikasi adalah pengingat, bukan adzan itu sendiri. Pastikan lokasi dan pengaturan waktu salat Anda sudah benar.

adzanwaktu salatpanggilan salatsubuhiqamahibadah islam